Fotografing Sunrise di Gunung Bromo: Tips dan Spot Terbaik

Fotografing Sunrise di Gunung Bromo: Tips dan Spot Terbaik

Gunung Bromo adalah salah satu spot sunrise paling ikonik di Indonesia. Dengan persiapan yang tepat, Anda bisa mendapatkan foto-foto yang luar biasa di tengah lautan pasir dan kabut.

Spot Terbaik untuk Foto

1. Penanjakan 1

Viewpoint paling populer dengan view 360° ke Bromo, Batok, dan Semeru. Datang pukul 3:30 untuk dapat spot terdepan. Sangat ramai saat weekend dan libur.

2. Bukit Kingkong

Alternatif yang lebih sepi dengan angle berbeda. Butuh trekking ringan 15 menit dari parkiran. View langsung menghadap kawah Bromo.

ruang iklan

3. Bukit Cinta

Spot tersembunyi favorit fotografer lokal. Foreground bukit hijau kontras dengan lautan pasir. Akses lebih sulit tapi hasilnya worth it.

Setting Kamera yang Direkomendasikan

  • Aperture: f/8 – f/11 untuk landscape tajam
  • ISO: 100-400 (naik sesuai kondisi cahaya)
  • Shutter Speed: Gunakan tripod untuk long exposure
  • Focal Length: Wide (16-35mm) untuk landscape, tele (70-200mm) untuk detail kawah

Tips Praktis

  1. Sewa Jeep dari Cemoro Lawang (Rp 500.000-700.000 untuk 1 Jeep)
  2. Bawa jaket tebal – suhu bisa 5-10°C
  3. Bawa senter/headlamp untuk jalan dalam gelap
  4. Baterai kamera cepat habis di suhu dingin – bawa cadangan
  5. Pakai masker – debu vulkanik cukup tebal

Golden hour di Bromo berlangsung sekitar pukul 5:30-6:30 WIB tergantung musim. Setelah sunrise, lanjutkan ke kawah untuk foto dengan latar belakang asap vulkanik.

Mas Sugeng

Pembuat tema blogger dan tema wordpress Indonesia.

ruang iklan