
Pengalaman Mendaki Gunung Rinjani: 3 Hari 2 Malam di Atap Lombok
Gunung Rinjani (3.726 mdpl) adalah gunung berapi aktif tertinggi kedua di Indonesia. Mendaki Rinjani adalah salah satu pengalaman paling menantang sekaligus memuaskan dalam hidup saya.
Hari Pertama: Senaru – Pos 2
Perjalanan dimulai dari Senaru (601 mdpl) pukul 8 pagi. Trek awal melewati hutan hujan tropis yang masih asri. Jalanan mulai menanjak tajam setelah Pos 1. Sampai Pos 2 (2.639 mdpl) sekitar pukul 4 sore.
Malam pertama di Pos 2 sangat dingin, suhu bisa turun hingga 5°C. Sleeping bag tebal adalah keharusan!
Hari Kedua: Summit Attack – Danau Segara Anak
Bangun pukul 2 pagi untuk summit attack. Trek menuju puncak sangat berat dengan medan pasir vulkanik yang licin. Tiba di puncak tepat saat sunrise – pemandangan yang tak terlupakan!
“Di atas sana, semua masalah terasa kecil. Yang ada hanya langit, awan, dan rasa syukur.”
Turun ke Danau Segara Anak untuk berendam di air panas alami. Camping malam kedua di tepi danau dengan view kawah yang spektakuler.
Hari Ketiga: Turun via Sembalun
Jalur turun via Sembalun melewati padang savana yang indah. Trek lebih panjang tapi pemandangannya worth it. Tiba di basecamp sekitar pukul 3 sore.
Persiapan yang Diperlukan
- Fisik: Latihan cardio minimal 1 bulan sebelumnya
- Perlengkapan: Sepatu hiking, jaket tebal, headlamp, trekking pole
- Budget: Rp 2-3 juta (termasuk porter, guide, makanan, tenda)
- Izin: Wajib booking via Taman Nasional Gunung Rinjani



